CARAPANDANG.COM- Kelompok Hizbullah pada Jumat (5/6) mengaku telah melancarkan sejumlah serangan, termasuk dengan rudal, terhadap pasukan Israel di dekat Kastil Beaufort di Lebanon selatan.
Dalam pernyataan terpisah, kelompok perlawanan itu mengatakan mereka mengincar konsentrasi pasukan dan kendaraan militer Israel di sekitar kastil bersejarah itu dengan rudal presisi, serta melancarkan tembakan artileri ke wilayah tersebut dalam tiga gelombang.
Hizbullah juga menyatakan para petempurnya melemparkan peledak ke pasukan Israel yang bergerak maju di sebelah timur kota Ghandouriyeh, yang menurut mereka menimbulkan korban di pihak Israel.
Pasukan Israel kemudian mengevakuasi korban luka di tengah asap tebal sebelum melancarkan tembakan artileri dan serangan udara ke wilayah sekitar, menurut kelompok itu.
Sebelumnya, Hizbullah mengatakan telah melakukan 25 operasi terhadap pasukan Israel di Lebanon selatan dalam 24 jam terakhir, termasuk serangan menggunakan drone, roket, dan rudal anti tank.
Militer Israel pada Kamis mengumumkan kematian seorang komandan tank dari Batalion ke-75 Brigade Lapis Baja ke-7 di Lebanon selatan.
Jumlah kematian personel militer Israel menjadi 28 orang sejak perang di Iran meletus pada akhir Februari.
Pada Rabu, Lebanon dan Israel sepakat memperbarui gencatan senjata yang rapuh dan membentuk zona percontohan.