Empat dari korban tewas merupakan awak kapal, yang terdiri dari tiga warga Pakistan dan satu warga Indonesia, sementara dua lainnya merupakan anggota Brigade Angkatan Laut ke-2 propemerintah, menurut pernyataan itu.
Pernyataan tersebut mengatakan tujuh awak kapal lainnya, dua personel Penjaga Pantai, dan satu anggota Brigade Angkatan Laut ke-2 terluka dan sedang menerima perawatan medis.
Penjaga Pantai mengatakan pasukannya, bekerja sama dengan tim penyelamat dari pasukan pemerintah, telah mengevakuasi para korban setelah serangan tersebut memicu kebakaran di atas kapal dan menyebabkan kerusakan signifikan.
Selat Bab al-Mandab, yang menghubungkan Laut Merah dengan Teluk Aden, merupakan salah satu chokepoint maritim penting di dunia serta jalur vital untuk perdagangan internasional dan pengiriman energi.