CARAPANDANG.COM- Presiden Iran Masoud Pezeshkian, Jumat (28/8), mengatakan bahwa Teheran telah menyepakati rute pelayaran melalui Selat Hormuz dengan Oman dan akan membuka kembali Selat Hormuz jika Amerika Serikat (AS) memenuhi komitmennya berdasarkan Memorandum Islamabad yang ditandatangani pada Juni.
"Kami telah menyepakati rute pelayaran melalui Hormuz dengan Oman, dan jika AS memenuhi komitmennya berdasarkan nota kesepahaman tersebut, kami akan membuka selat itu," kata Pezeshkian, sebagaimana dikutip kantor berita Iran, IRNA.
Pezeshkian mengatakan bahwa rencana rute pelayaran itu juga telah disampaikan kepada Pemimpin Tertinggi Iran.
"Saat ini kami sedang menindaklanjuti masalah tersebut. Jika AS memenuhi komitmennya terkait pencabutan sanksi dan blokade, pelepasan aset, dimulainya investasi, serta pengakhiran perang di Lebanon, kami juga akan membuka Selat Hormuz," katanya.
"Sejauh perkembangan pembicaraan yang ada, pihak AS juga mengakui bahwa kita harus kembali pada nota kesepahaman tersebut," tambahnya, merujuk pada pihak AS.
Pezeshkian mengatakan bahwa Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran telah mencapai konsensus yang disebutnya "luar biasa" mengenai kesepakatan, dengan 12 dari 13 anggotanya memberikan suara mendukung.
"Kebijaksanaan kolektif ini merupakan pencapaian besar," ujarnya.