CARAPANDANG.COM- PT Kereta Api Indonesia (Persero) menegaskan komitmen menjaga emisi karbon dalam angkutan kereta api jarak jauh (KA JJ) melalui efisiensi energi, penggunaan teknologi ramah lingkungan, serta dukungan transportasi berkelanjutan.
"KAI mencatat total emisi karbon layanan Kereta Api Jarak Jauh sepanjang periode Januari-Desember 2025 sebesar 127.315.192 kilogram CO₂e," kata Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba di Jakarta, Selasa.
Ia menyebutkan pada periode yang sama, layanan KA Jarak Jauh melayani 47.405.539 pelanggan, menegaskan peran kereta api sebagai moda utama perjalanan antarkota dengan karakteristik emisi yang terkelola.
Menurutnya, capaian tersebut mencerminkan bagaimana pertumbuhan mobilitas masyarakat dapat berjalan seiring dengan pengendalian emisi karbon.
Ia menuturkan kereta api dirancang sebagai transportasi massal berkapasitas besar dengan efisiensi energi yang mendukung upaya pengurangan emisi secara agregat.
"Sebagai ilustrasi perjalanan antarkota, dengan asumsi rata-rata jarak tempuh pelanggan KA Jarak Jauh sebesar 300 kilometer, total aktivitas perjalanan sepanjang 2025 setara dengan sekitar 14,22 miliar penumpang-kilometer (pkm)," bebernya.
Berdasarkan perhitungan tersebut, kata Anne, total emisi karbon KA Jarak Jauh tercatat sekitar 127,3 juta kg CO₂e atau 127,3 ribu ton CO₂e dalam satu tahun operasional.