Maria menjelaskan, pemberangkatan jemaah dari Makkah menuju Arafah akan dimulai pada 8 Dzulhijjah 1447 Hijriah atau Senin, 25 Mei 2026. Pergerakan dilakukan dalam tiga gelombang, yakni pukul 06.00, 11.30, dan 17.30 waktu Arab Saudi.
“Seluruh jemaah ditargetkan sudah diberangkatkan menuju Arafah pada pukul 24.00 waktu Arab Saudi,”jelasnya.
Maria juga mengimbau jemaah tidak berkumpul di lobi hotel sebelum jadwal keberangkatan untuk menghindari kepadatan.
“Jemaah kami imbau tidak berada di lobi hotel sebelum jadwal keberangkatan agar tidak terjadi penumpukan. Tetap bersama rombongan, bawa perlengkapan secukupnya, selalu membawa identitas, dan jaga kondisi tubuh,” kata Maria.
Pelaksanaan wukuf di Arafah dijadwalkan berlangsung pada 9 Dzulhijjah atau Selasa, 26 Mei 2026, pukul 10.00 hingga 13.00 waktu Arab Saudi. Setelah magrib, jemaah akan diberangkatkan menuju Muzdalifah mulai pukul 19.00 waktu setempat.
Bagi jemaah yang mengikuti skema murur, perjalanan akan langsung dilanjutkan menuju Mina tanpa turun di Muzdalifah. Sedangkan jemaah non-murur akan bergerak dari Muzdalifah menuju Mina mulai pukul 23.00 hingga 07.00 waktu Arab Saudi pada 10 Dzulhijjah.
Setibanya di Mina, jemaah dijadwalkan melaksanakan lontar jumrah Aqabah mulai pukul 10.00 waktu Arab Saudi sebelum kembali ke tenda untuk mabit.
Maria mengingatkan jemaah agar tidak memaksakan diri jika kondisi kesehatan tidak memungkinkan.