Di daerah 3T, bantuan ini menjangkau ribuan siswa di berbagai wilayah, seperti; Kabupaten Kupang, NTT: Menyalurkan dana sebesar Rp37,2 miliar kepada 52.716 siswa. Kabupaten Manggarai Timur, NTT; Memberikan bantuan senilai Rp30,7 miliar kepada 45.359 siswa. Kabupaten Sumba Barat Daya, NTT; Menyalurkan Rp36,3 miliar untuk 48.989 siswa. Kabupaten Seram Bagian Barat, Maluku: Menyalurkan Rp18,6 miliar kepada 25.954 siswa.
Kesejahteraan guru diperhatikan
Selain itu pemerintah juga memberikan perhatian yang lebih terhadap guru di seluruh Indonesia. Sebab, guru juga bagian yang tidak bisa terpisahkan dalam proses peningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Upaya yang dilakukan pemerintah adalah memberikan kesejahteraan kepada guru di seluruh Indonesia.
Kesejahteraan guru di daerah 3T juga menjadi prioritas dengan penyaluran Aneka Tunjangan Guru Non-ASN. Realisasi Tunjangan Profesi Guru (TPG) Non-ASN secara nasional mencapai 103,01% dengan total anggaran Rp12,1 triliun. Serta pemerintah secara masif melakukan Program Pendidikan Profesi Guru (PPG).
Selain itu, Kemendikdasmen juga meluncurkan terobosan penyaluran tunjangan langsung ke rekening guru guna memastikan transparansi dan efisiensi. Selain itu, kualifikasi guru terus ditingkatkan melalui bantuan pendidikan S1/D4 serta program Pendidikan Profesi Guru (PPG) yang mencakup lebih dari 800 ribu pendidik pada tahun 2025.