Beranda Internasional Komunitas Asia-Pasifik: Bagaimana Kontraktor Tiongkok Modern Lanjutkan Warisan Cheng Ho di Indonesia

Komunitas Asia-Pasifik: Bagaimana Kontraktor Tiongkok Modern Lanjutkan Warisan Cheng Ho di Indonesia

0
Komunitas Asia-Pasifik: Bagaimana Kontraktor Tiongkok Modern Lanjutkan Warisan Cheng Ho di Indonesia

CARAPANDANG - 

Semarang, kota pelabuhan utama di Pulau Jawa, memiliki sejarah yang kaya hingga abad ke-15, ketika navigator Tiongkok Zheng He (dikenal juga dengan Laksamana Cheng Ho) beberapa kali singgah di kota tersebut dalam pelayaran maritim bersejarahnya.

   Catatan sejarah menunjukkan bahwa "kapal harta karun" Laksamana Cheng Ho tidak hanya membawa perdagangan yang berkembang pesat, tetapi juga hubungan yang berkelanjutan antara kedua bangsa. Tradisi setempat bahkan menyatakan bahwa kota itu dinamai untuk menghormati Zheng, dengan kuil Sam Poo Kong yang ikonik berdiri hingga saat ini sebagai bukti abadi warisannya.

   Menuju utara dari pusat kota Semarang, deru mesin terdengar di tengah gelombang panas yang menyengat. Di lokasi pembangunan jalan tol tanggul pertama di Indonesia, Yue Zhenhong, manajer proyek pengembangan jalan tol Semarang-Demak 1B yang dibangun oleh China Road and Bridge Corporation (CRBC), menavigasi jalur akses utama dengan mengenakan helm keselamatan dan seragam kerja biru.

Foto yang diabadikan pada 18 Agustus 2026 ini menunjukkan seorang teknisi asal Tiongkok (pertama dari kiri), beserta rekan-rekannya asal Indonesia melakukan pekerjaan di lokasi pembangunan proyek Jalan Tol Semarang-Demak 1B di Semarang. (Xinhua)

   Di belakangnya, buldoser dan alat pemadat jalan beroperasi bergantian, sementara lebih dari 1.000 truk pengangkut material beroperasi sepanjang waktu, menciptakan suasana sibuk yang dipenuhi dengan suara klakson.

  • Tags

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here