CARAPANDANG - Kepala Staf (Kastaf) Kepresidenan, Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman menyatakan pemerintah terus menggeser orientasi pembangunan ke arah ekonomi restoratif, dalam dialog terbuka dengan mahasiswa Universitas Brawijaya (UB).
Menurut keterangan Kantor Staf Presiden (KSP) yang diterima di Jakarta, Sabtu, Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman dalam "Ngopi Bareng Kepala Staf Kepresidenan" dengan tema “Pertanian Pendukung Ketahanan Pangan" di Malang, Jawa Timur, pada Jumat (12/6), Dudung menyampaikan apresiasi atas pertanyaan dan perspektif komprehensif yang diajukan para mahasiswa UB tingkat sarjana mengenai krisis ekologi dan transformasi ekonomi, visi Indonesia Emas 2045 dan demografi petani, komersialisasi riset dan ekosistem perusahaan rintisan, agroklimat wilayah dan evaluasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
"Pendekatan ekonomi restoratif dan pembangunan berbasis lingkungan harus ditingkatkan. Jika tidak, persoalan ekologis akan berbalik menjadi hambatan mutlak bagi ketahanan pangan kita di masa depan," kata Kastaf.
Dudung menjelaskan secara teknis, kementerian terkait tengah mengeksekusi program adaptasi iklim yang fokus pada manajemen air, pembangunan serta rehabilitasi infrastruktur irigasi massal, dan pengelolaan sumber daya alam yang memperhatikan kelestarian jangka panjang.