CARAPANDANG - Sundulan tak terduga Anatoliy Trubin di masa injury time menutup kemenangan luar biasa 4-2 Benfica atas Real Madrid yang tampil lesu. Los Blancos tak berdaya menghadapi wakil Portugal itu dan takluk di laga tandang. Pasukan Alvaro Arbeloa kini harus melewati play-off dua leg nan ketat demi tiket babak 16 besar Liga Champions.
Madrid tak pernah benar-benar mengendalikan babak pertama. Pasukan Alvaro Arbeloa kesulitan dari lini belakang hingga depan, sementara Benfica, yang dilatih mantan bos Madrid Jose Mourinho, senang melakukan serangan balik. Namun, Los Blancos unggul—meski tak pantas—saat Kylian Mbappe menyundul bola masuk lewat sentuhan nyata pertamanya.
Namun, Benfica bangkit. Mereka menyamakan skor 1-1 pada menit ke-36 saat Andreas Schjelderup menuntaskan serangan balik cepat dengan sundulan rapi yang lolos di sela kaki Thibaut Courtois. Gol kedua datang dari titik putih jelang jeda. Aurelien Tchouameni mendorong lawannya di kotak penalti, wasit menunjuk titik putih. Vangelis Pavlidis menendang bola ke tengah gawang.
Keadaan memburuk di babak kedua. Benfica mencetak gol ketiga lewat serangan balik sederhana lainnya. Schjelderup menemukan ruang di kiri, memotong ke dalam melewati Raul Asencio, dan menceploskan bola ke tiang dekat. Namun, Madrid membuat laga kembali menarik saat Mbappe membalas lewat umpan silang Arda Guler. Dan memang, ada keajaiban di akhir laga.