Perguruan tinggi, lembaga riset, rumah sakit, industri, dan pemerintah juga perlu bekerja dalam satu jalur. Banyak penelitian berhenti sebagai publikasi karena tidak memiliki jalan menuju uji klinis, produksi, izin, dan penggunaan di pelayanan kesehatan. Inovasi baru berguna ketika dapat diterapkan dengan aman dan terjangkau.
Tiga langkah strategis
Pertama, perkuat pencegahan dan pemeriksaan dini. Vaksinasi HPV dan hepatitis B, pengendalian rokok, serta skrining yang tepat dapat menurunkan risiko atau menemukan kanker lebih awal. Pemeriksaan dini harus diikuti jalur rujukan yang jelas. Hasil yang mencurigakan tidak boleh berhenti tanpa kepastian diagnosis dan pengobatan.
Kedua, tingkatkan mutu layanan melalui kerja tim. Penanganan kanker membutuhkan dokter dari berbagai bidang, perawat, ahli gizi, farmasis, tenaga rehabilitasi, psikolog, dan tim paliatif. Mereka perlu menyusun rencana bersama berdasarkan keadaan penyakit dan kebutuhan hidup pasien.
Pemerataan layanan juga harus dinilai dari waktu dan jarak. Pasien tidak cukup hanya memiliki jaminan pembiayaan. Mereka juga menghadapi biaya perjalanan, penginapan, kehilangan pendapatan, dan kebutuhan anggota keluarga yang mendampingi. Semua beban tersebut dapat menentukan apakah terapi dapat diselesaikan.