Beranda Warta Kementerian Menag Minta Tambahan Rp 702,9 Miliar untuk Benahi Madrasah dan Rumah Ibadah Rusak di Sumatera

Menag Minta Tambahan Rp 702,9 Miliar untuk Benahi Madrasah dan Rumah Ibadah Rusak di Sumatera

Menag menjelaskan bahwa bencana alam di tiga provinsi itu menimbulkan dampak signifikan terhadap keberlangsungan layanan kehidupan beragama dan pendidikan keagamaan.

0
Menteri Agama Nasaruddin Umar

Menteri Agama Nasaruddin Umar mengusulkan tambahan anggaran sebesar Rp702,98 miliar untuk rehabilitasi dan rekonstruksi sarana prasarana pendidikan keagamaan serta rumah ibadah yang rusak akibat bencana alam di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Usulan tersebut disampaikan Menag dalam rapat kerja bersama Komisi VIII DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (28/1/2026).

Mengutip laporan Antaranews, Menag menjelaskan bahwa bencana alam di tiga provinsi itu menimbulkan dampak signifikan terhadap keberlangsungan layanan kehidupan beragama dan pendidikan keagamaan.

Berdasarkan rencana aksi satuan tugas bidang sosial keagamaan Kementerian Agama, tercatat sebanyak 3.207 satuan layanan keagamaan dan pendidikan terdampak

Rinciannya meliputi 562 madrasah, 1.033 pondok pesantren, 17 perguruan tinggi keagamaan Islam (PTKI), 1.593 rumah ibadah lintas agama, serta unit layanan Kantor Urusan Agama (KUA) di wilayah terdampak.

Menag menyatakan dampak kerusakan tersebut berimplikasi langsung pada terganggunya proses pembelajaran, layanan keagamaan, serta aktivitas sosial keagamaan masyarakat.

Kementerian Agama telah menyalurkan bantuan awal pascabencana sebesar Rp75,82 miliar.

Bantuan tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebesar Rp66,47 miliar serta partisipasi program Kemenag Peduli sebesar Rp9,35 miliar yang digunakan untuk penanganan darurat dan pemulihan awal.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here