Di sisi lain, Mendagri juga menyoroti ketimpangan distribusi komoditas cabai. Ia menyebut terjadi anomali di mana daerah pegunungan seperti Gayo justru mengalami produksi berlebih, sementara harga cabai di daerah pantai mengalami inflasi.
“Problemya malah lucu, di daerah pantai cabainya yang naik inflasi saya lihat. Jadi ini masalah distribusi aja,” ujarnya.
Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, yang hadir dalam kesempatan yang sama, membenarkan kelebihan produksi cabai di dataran tinggi Aceh.
Menurutnya, hasil produksi setempat bahkan telah dikirim hingga ke Batam dan Jakarta untuk membantu menekan inflasi.
“Bahkan bencana kemarin, kita pakai Hercules kirim ke Jakarta menekan inflasi ke sana,” tambah Fadhlullah.
Langkah penguatan cadangan pangan ini merupakan bagian dari upaya Satgas Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana yang diketuai Tito, untuk memastikan ketahanan pangan dan stabilitas harga, khususnya pada periode mendekati bulan Ramadan serta mengantisipasi potensi gangguan alam.