Dia menegaskan, pemerintah daerah tidak akan memberi ruang bagi praktik premanisme dalam bentuk apa pun. Respons cepat, kata dia, merupakan bagian dari komitmen untuk menjaga kepercayaan publik terhadap aparat dan pemerintah.
Lebih jauh, Pramono mengingatkan kompleksitas Jakarta sebagai kota metropolitan dengan jumlah penduduk besar turut memengaruhi dinamika keamanan.
"Dengan populasi lebih dari 11 juta jiwa dan mencapai sekitar 42 juta jika mencakup kawasan aglomerasi potensi gangguan sosial dinilai tetap ada," ungkap Pramono.
Karena itu, dia menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan.
“Yang seperti itu tentunya segera kami tindak dengan tegas,” tandasnya.