CARAPANDANG - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyebutkan pengembangan kualitas sumber daya manusia (SDM) menjadi salah satu kunci pembangunan infrastruktur dan transformasi Jakarta menuju kota global.
"Kalau buat kami sebagai perencana, esensi dari kota itu sesungguhnya adalah manusianya. Jadi bagaimana kita bisa mengembangkan manusia yang berkualitas untuk Jakarta menjadi hal yang sangat penting," kata Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi DKI Jakarta, Atika Nur Rahmania dalam diskusi Jakarta Future Festival di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat, Sabtu.
Menurut dia, esensi sesungguhnya dari sebuah kota bukan terletak pada bangunan, jalan, atau teknologi yang dimiliki, melainkan pada kualitas manusia yang hidup dan berkembang di dalamnya.
"Keberhasilan sebuah kota pada akhirnya ditentukan oleh kemampuan warganya untuk terus belajar, beradaptasi, dan berinovasi menghadapi perubahan zaman," ujar Atika.
Dibalik berbagai program pembangunan yang dijalankan, terdapat kebutuhan untuk memastikan bahwa warga Jakarta memiliki akses terhadap pengetahuan, keterampilan, dan kesempatan untuk berkembang secara berkelanjutan.
Bappeda DKI Jakarta menempatkan pengelolaan pengetahuan sebagai salah satu strategi utama dalam pembangunan kota. Pengetahuan dinilai tidak hanya menjadi sumber informasi, tetapi juga modal penting untuk menciptakan masyarakat yang mampu berpartisipasi aktif dalam proses pembangunan dan transformasi kota.