Beranda Umum Penanganan Bencana Sumatera Dipercepat Kementerian PU

Penanganan Bencana Sumatera Dipercepat Kementerian PU

kondisi jalan dan jembatan nasional di wilayah terdampak secara umum tidak mengalami kendala berarti

0
Sumatera

Sebagai langkah antisipasi bencana lanjutan, Kementerian PU mulai mempercepat pekerjaan pengendalian sedimen, termasuk pembangunan sabo dam untuk menahan material kayu dan sedimen dari wilayah hulu.

“Saya lihat di jalan nasional ke arah Gayo Luwes masih banyak kayu. Saya takut ini akan turun lagi ke Tamiang. Jadi Kementerian PU mulai mengerjakan pekerjaan sabo dam-nya walaupun belum seharusnya dimulai,” kata Menteri Dody.

Selain itu, Kementerian PU juga memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah dan BMKG dalam pelaksanaan modifikasi cuaca, serta mempercepat pembersihan kawasan permukiman melalui program padat karya, khususnya di wilayah terdampak seperti Pidie Jaya dan Aceh Tamiang.

Di sektor layanan dasar, pemulihan juga menunjukkan progres signifikan. Dari 176 sistem penyediaan air minum (SPAM) terdampak, sebanyak 165 unit (94 persen) telah kembali fungsional. Pada penyediaan air baku, pembangunan sumur bor dalam telah mencapai 70 unit (27 persen), sementara sumur bor dangkal mencapai 34 unit (86 persen).

Sementara itu, untuk mendukung pemulihan sektor pertanian, Kementerian PU terus berkoordinasi dengan Kementerian Pertanian dalam percepatan pembersihan lahan sawah dari lumpur serta memastikan jaringan irigasi primer dan sekunder kembali berfungsi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here