CARAPANDANG - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melalui Pusat Riset Teknologi Hidrodinamika (PRTH) memperkuat kerja sama internasional dengan Hiroshima University, Jepang, dalam bidang maritim, pesisir, dan teknologi kelautan. Kolaborasi ini diharapkan menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas riset, memperluas jejaring ilmiah global, serta mendorong pengembangan solusi teknologi yang relevan bagi sektor maritim dan pesisir.
Kepala PRTH BRIN, Teguh Muttaqie, menyambut baik peluang penguatan kerja sama yang ditawarkan Hiroshima University. Menurutnya, hubungan kelembagaan yang telah terjalin melalui nota kesepahaman (MoU) perlu ditindaklanjuti melalui berbagai program konkret, seperti penelitian bersama, pertukaran peneliti, hingga pengembangan kapasitas sumber daya manusia.
“Kami sangat senang karena Hiroshima University dan BRIN telah memiliki MoU sebagai landasan kerja sama. Harapan kami, kolaborasi ini dapat diwujudkan dalam berbagai kegiatan riset yang memberikan manfaat bagi kedua belah pihak,” ujar Teguh dalam pertemuan yang berlangsung pada Selasa (9/6).