CARAPANDANG – Dewan Masjid Indonesia (DMI) Provinsi DKI Jakarta harus memperkuat peran masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pendidikan dan pemberdayaan umat.
Demikian disampaikan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat menghadiri pelantikan Pengurus Pimpinan Wilayah DMI DKI Jakarta masa khidmat 2025–2030 yang diketuai Ma’mum Al Ayyubi di Balai Agung, Balai Kota Jakarta, Rabu, 11 Februari 2026.
Dia pun mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dilantik dan menilai pelantikan tersebut menjadi momentum memperkuat komitmen bersama dalam membangun fungsi sosial masjid.
“Selain sebagai tempat ibadah, masjid juga harus menjadi pusat pendidikan serta pemberdayaan umat yang memberi manfaat luas bagi masyarakat," kata Pramono.
Kepada seluruh pengurus, Pramono mengingatkan agar dalam menjalankan amanah yang mulia ini harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Dan semoga kepengurusan yang baru ini mampu memberikan manfaat kepada masyarakat.
"Saya mengucapkan selamat dan semoga amanah ini dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan keikhlasan, serta membawa manfaat sebesar-besarnya bagi umat dan seluruh warga Jakarta,”ujarnya.
Selanjutnya dia mengatakan bahwa masjid dan jemaahnya memiliki kekuatan moral dan sosial yang besar serta dapat menjadi benteng ketahanan sosial kota, terutama di tengah transformasi Jakarta sebagai pusat perekonomian nasional dan kota global.