“Tujuan kegiatan ini adalah memetakan potensi investasi di kabupaten dan kota, merumuskan strategi serta rencana aksi konkret untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi daerah, dan memperkuat sinergi antardaerah menuju ekonomi yang inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan,” jelas Kuartini.
Rakor Perekonomian Sumatera Barat Tahun 2025 ini dilaksanakan selama empat hari, dari 20 hingga 23 Oktober 2025, dan menghadirkan narasumber dari Kementerian Investasi/BKPM RI, Bank Indonesia, Direktorat Jenderal Perbendaharaan, serta akademisi seperti Prof. Syafrudin Karimi dan Two Efly.
Melalui forum ini, diharapkan seluruh pemerintah daerah di Sumatera Barat dapat menggali potensi unggulannya, memperkuat daya tarik investasi, serta mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah menuju kesejahteraan masyarakat yang berkeadilan.