Beranda Ekonomi Rupiah Menguat Dipicu Ekspektasi Pelonggaran Kebijakan The Fed

Rupiah Menguat Dipicu Ekspektasi Pelonggaran Kebijakan The Fed

Untuk mendukung stabilitas, BI telah menurunkan suku bunga acuan (BI-Rate) sebanyak lima kali sejak September 2024 menjadi 4,75 persen.

0
Ilustrasi

Penguatan didukung oleh inflasi yang rendah, pertumbuhan ekonomi yang membaik, imbal hasil investasi yang menarik, serta komitmen BI untuk menjaga stabilitas.

"Faktor-faktor yang mempengaruhi nilai tukar rupiah saat ini adalah faktor jangka pendek, salah satunya inflasi ekonomi karena kenaikan harga pangan atau volatile food yang dipicu cuaca ekstrem dan gangguan distribusi," jelas Perry.

Untuk mendukung stabilitas, BI telah menurunkan suku bunga acuan (BI-Rate) sebanyak lima kali sejak September 2024 menjadi 4,75 persen.

Bank sentral juga tetap membuka peluang penurunan suku bunga lebih lanjut, meski ruangnya terbatas akibat komitmen menjaga stabilitas rupiah.

BI terus melakukan intervensi di pasar valuta asing, baik di pasar tunai, spot, Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF) dalam negeri, maupun di pasar Non-Deliverable Forward (NDF) di Asia, Eropa, dan Amerika.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here