CARAPANDANG.COM, YERUSALEM -- Serangan rudal Iran melukai sekitar 200 orang di Israel selatan pada Sabtu (21/3) setelah sistem pertahanan udara gagal mencegat sejumlah proyektil yang menghantam kota Arad dan Dimona, yang terletak di dekat fasilitas nuklir.
Rangkaian serangan itu memperbesar tekanan terhadap kemampuan pertahanan udara Israel, karena serangan Iran semakin menguji batas kemampuan sistem perlindungan negara tersebut.
Sorang petugas tanggap darurat bekerja di sebuah lokasi yang terkena serangan rudal Iran di Arad, Israel selatan, pada 22 Maret 2026. (Carapandang/Xinhua/Jamal Awad)
Foto yang diabadikan menggunakan kamera ponsel pada 21 Maret 2026 ini memperlihatkan para petugas tanggap darurat bekerja di sebuah lokasi yang terkena serangan rudal Iran di Arad, Israel selatan. (Carapandang/Xinhua)
Seorang petugas tanggap darurat bekerja di sebuah lokasi yang terkena serangan rudal Iran di Arad, Israel selatan, pada 22 Maret 2026. (Carapandang/Xinhua/Jamal Awad)
Foto yang diabadikan menggunakan kamera ponsel ini memperlihatkan petugas tanggap darurat bekerja di sebuah lokasi yang terkena serangan rudal Iran di Arad, Israel selatan, pada 21 Maret 2026. (Carapandang/Xinhua)