Beranda Umum SNBT 2026: 256.369 Lolos, Kecurangan di Prodi Kedokteran Hingga 38 Orang Peserta di Blacklist

SNBT 2026: 256.369 Lolos, Kecurangan di Prodi Kedokteran Hingga 38 Orang Peserta di Blacklist

Ketua Umum Tim Penanggung Jawab SNPMB 2026, Eduart Wolok, memastikan proses seleksi berlangsung akuntabel. Ia menyebut banyak anak rektor dan pimpinan perguruan tinggi negeri (PTN) yang tidak lulus sebagai bukti integritas panitia.

0
Peserta menjalani Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) untuk Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT). (Istimewa)

CARAPANDANG - Panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) mengumumkan sebanyak 256.369 peserta dinyatakan lolos Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026 dari total 871.496 pendaftar, Senin (25/5/2026). Angka tersebut hanya setara dengan 29,42 persen dari total peserta terdaftar.

Ketua Umum Tim Penanggung Jawab SNPMB 2026, Eduart Wolok, memastikan proses seleksi berlangsung akuntabel. Ia menyebut banyak anak rektor dan pimpinan perguruan tinggi negeri (PTN) yang tidak lulus sebagai bukti integritas panitia.

"Karena keterbatasan daya tampung hanya 29,34 persen yang akan melihat tampilan ini dan kami pastikan pelaksanaan seleksi ini berlangsung akuntabel dan penuh integritas. Buktinya apa? Banyak terdapat anak para rektor pimpinan PTN yang tidak lulus SNBT," ujar Eduart dalam konferensi pers di Jakarta.

Panitia SNPMB menemukan 38 peserta yang melakukan kecurangan selama pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) SNBT 2026. Rinciannya, 27 peserta menggunakan joki dan 11 peserta menggunakan alat terlarang.

Seluruh peserta tersebut dijatuhi sanksi blacklist seumur hidup, tidak dapat diterima di seluruh PTN di Indonesia melalui jalur penerimaan mahasiswa baru mana pun, termasuk jalur mandiri.

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto mengungkapkan hampir 99 persen kasus kecurangan tersebut menyasar Program Studi Kedokteran.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here