CARAPANDANG.COM, MADRID, 26 Juni -- Kementerian Pertahanan Spanyol memutuskan untuk mengerahkan 54 anggota Unit Darurat Militer (Military Emergency Unit/UME) ke Venezuela pada Kamis (25/6) guna membantu operasi penyelamatan setelah dua gempa bumi dahsyat menyebabkan kerusakan luas dan jatuhnya korban jiwa di negara tersebut, menurut laporan media setempat.
Personel UME dijadwalkan berangkat dari Pangkalan Udara Torrejon, di pinggiran Madrid, pada pukul 21.00 waktu setempat atau Jumat (26/6) pukul 02.00 WIB. Mereka akan mendukung pencarian korban selamat setelah dua gempa bumi, dengan magnitudo 7,2 dan 7,5, yang menyebabkan puluhan ribu orang masih hilang.
Laporan tersebut mengatakan ekspedisi Spanyol itu meliputi anjing-anjing penyelamat "yang sangat terspesialisasi dalam pencarian, lokalisasi, dan penyelamatan orang-orang dalam bencana alam dan reruntuhan." Spanyol juga akan mengirim peralatan penyelamatan dan perlengkapan darurat ke Venezuela.
Sebelum ekspedisi itu diberangkatkan, Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez menulis di media sosial bahwa dirinya telah berbicara dengan Penjabat Presiden Venezuela Delcy Rodriguez menyatakan solidaritas Spanyol dengan rakyat Venezuela serta simpati kepada para korban dan keluarga mereka.
Menteri Luar Negeri Spanyol Jose Manuel Albares mengatakan 68 warga negara Spanyol di Venezuela masih belum menghubungi konsulat Spanyol.