Beranda Suara Senayan Sukamta: Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon Bentuk Nyata Komitmen Indonesia Jaga Perdamaian Dunia

Sukamta: Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon Bentuk Nyata Komitmen Indonesia Jaga Perdamaian Dunia

Praka Rico meninggal dunia setelah menjalani perawatan akibat luka yang dideritanya usai insiden ledakan peluru kendali di markas UNIFIL pada akhir Maret 2026.

0
Istimewa

Maka legislator dari Daerah Pemilihan Yogyakarta ini mendorong Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap mandat serta mekanisme perlindungan pasukan UNIFIL.

“Diperlukan langkah investigasi yang transparan dan akuntabel atas insiden ini, guna memastikan kejelasan dan pertanggungjawaban,” ujarnya.

Selain itu, pemerintah Indonesia diminta melakukan peninjauan komprehensif terkait aspek keamanan, kesiapan, serta pola penugasan prajurit dalam misi perdamaian.

“Tanpa mengurangi komitmen Indonesia sebagai kontributor aktif dalam menjaga stabilitas global, evaluasi tetap perlu dilakukan,” tambahnya.

Sukamta mengingatkan bahwa upaya menjaga perdamaian dunia tidak boleh dibayar dengan pengorbanan yang sia-sia.

“Setiap prajurit yang gugur harus menjadi pengingat bahwa perdamaian memerlukan sistem yang kuat, perlindungan memadai, dan komitmen bersama dari komunitas internasional,” katanya.

Ia pun berharap para prajurit yang gugur mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, serta keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan.

Gugurnya Praka Rico menambah daftar duka Indonesia dalam misi UNIFIL. Hingga kini, tercatat empat prajurit TNI gugur di Lebanon, yakni Mayor Infanteri Anumerta Zulmi Aditya Iskandar, Serka Anumerta Muhammad Nur Ichwan, Kopda Anumerta Farizal Rhomadhon, dan Praka Rico Pramudia. 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here