Beranda Internasional Tolak Proposal Iran, Trump: "Sama Sekali Tidak Dapat Diterima"

Tolak Proposal Iran, Trump: "Sama Sekali Tidak Dapat Diterima"

Penolakan ini menghancurkan harapan akan segera berakhirnya perang yang telah berlangsung selama lebih dari dua bulan.

0
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump (The Guardians)

Duta Besar AS untuk PBB Mike Waltz menegaskan bahwa pembongkaran program nuklir Iran merupakan "garis merah yang sangat jelas" bagi Presiden Trump.

Trump sendiri dalam wawancara dengan "Full Measure with Sharyl Attkisson" menyatakan akan melakukan segala cara untuk menyita material nuklir Iran.

"Kami akan mendapatkannya pada suatu saat. Kami mengawasinya. Jika ada yang mendekati tempat itu, kami akan mengetahuinya, dan kami akan meledakkan mereka," ujar Trump.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu juga memperkuat sikap AS, menyatakan perang dengan Iran belum berakhir karena masih ada material nuklir yang harus disingkirkan dari Iran.

"Semua itu masih ada, dan masih ada pekerjaan yang harus dilakukan," kata Netanyahu kepada CBS News' "60 Minutes".

Menanggapi penolakan Trump, Iran bersikap acuh. Sumber yang dikutip kantor berita semi-resmi Tasnim menyatakan bahwa penolakan Trump tidak masalah sama sekali.

"Tidak ada seorang pun di Iran yang menulis proposal untuk menyenangkan Trump," kata sumber tersebut, seraya menambahkan bahwa tim negosiator Iran menyusun rencana semata-mata berdasarkan hak-hak rakyat Iran.

Presiden Iran Masoud Pezeshkian juga mempertahankan sikap menantangnya.

"Kami tidak akan pernah tunduk kepada musuh, dan jika ada pembicaraan tentang dialog atau negosiasi, itu tidak berarti menyerah atau mundur," tulis Masoud Pezeshkian di X.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here