Layanan berbayar Truth Social yang bernama Truth API itu memungkinkan pelanggan menerima unggahan Trump beberapa detik sebelum unggahan tersebut muncul bagi masyarakat umum. Dalam upaya untuk menghalangi rencana tersebut, kedua organisasi itu menyatakan bahwa momen-momen tersebut krusial mengingat unggahan Trump sering kali memengaruhi saham, minyak, dan pasar keuangan lainnya dengan pengumuman mengenai kebijakan pemerintah, tindakan militer, serta keputusan-keputusan lain, seperti yang terlihat dalam konflik di Timur Tengah dan penerapan kembali kebijakan tarif AS.
Banyak perusahaan investasi besar telah mengembangkan sistem otomatis untuk memantau Truth Social, mendeteksi kata kunci penting dan mengambil tindakan, yang kerap terjadi dalam hitungan detik, seperti membuka atau membatalkan posisi, menurut laporan The Wall Street Journal, yang mengutip keterangan para trader.
Peninjauan The Wall Street Journal terhadap data perdagangan menunjukkan betapa cepatnya sejumlah trader bereaksi terhadap komentar daring sang presiden. Menurut data dari DTN, sebuah perusahaan data dan teknologi global, para investor memperdagangkan lebih dari 2 juta saham dalam kurun waktu satu menit setelah dua unggahan Trump mengenai Iran pada Juni. Aktivitas perdagangan tersebut memicu fluktuasi lebih dari 2 persen pada hampir dua lusin saham sektor energi dan industri.