Hewan dengan nama ilmiah Oligoryzomys longicaudatus ini merupakan spesies asli Amerika Selatan, tepatnya dari Argentina dan Chile. Ia merupakan spesies berukuran kecil dengan panjang maksimal 22 centimeter dan bobot 24 gram. Badannya membulat, bulunya cokelat, dan tikus ini ahli melompat. Di alam liar, tikus padi kecil ekor panjang kerap memakan nektar, pollen, hingga serangga.
Informasi dari laman resmi BRIN menjelaskan bahwa spesies ini mampu menyebarkan jenis hantavirus bernama andes virus. Tak kalah berbahaya dari seoul virus, andes virus bisa menyebabkan infeksi paru-paru berat bernama Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS). Jika tak ditangani, infeksi tersebut bisa mengakibatkan gagal nafas yang berakhir dengan kematian.
4. Tikus sawah rawa menyebarkan virus lewat cairan
Dikutip Texas Digital Library, tikus sawah rawa (Oryzomys palustris) merupakan inang utama dari hantavirus genotype Bayou (BAYV yang ditemukan pada 1994). Umumnya, virus tersebut dapat ditemukan di individu jantan yang sudah tua. Penyebaran virus tersebut pada manusia bisa terjadi melalui kontak dengan cairan tubuh tikus seperti urin dan air liur.