ni era dimana informasi sangat cepat dan sangat banyak, serta banyak yang belum melalui verifikasi yang baik karena orang berkejar-kejaran dengan waktu
negara hadir untuk lindungi masyarakat dari berbagai risiko di ruang digital, untuk itu dirinya mendorong generasi muda, khususnya para lulusan perguruan tinggi, menjadi penjaga di ruang digital nasional
Di tengah kepungan hiruk-pikuk dunia dan paparan layar gadget yang tak henti-hentinya, seringkali kita merasa ada yang "kering" di dalam dada. Shalat terasa hambar, Al-Qur'an sulit menyentuh rasa, dan empati pun kian menipis
Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Yusharto Huntoyungo menyoroti pentingnya digitalisasi pemilihan umum (pemilu) yang tetap berlandaskan pada prinsip dasar demokrasi
Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memperkuat ekosistem digital nasional melalui kolaborasi strategis lewat pengembangan Apple Developer Academy dan Apple Developer Institute di Indonesia.
Sekolah Rakyat Kabupaten Blora, Jawa Tengah, kini bertransformasi menjadi sekolah berbasis digital karena seluruh siswa mendapatkan fasilitas laptop guna menunjang proses pembelajaran yang lebih modern dan interaktif.
Para ahli menyebut fenomena ini sebagai perang informasi generasi terbaru, di mana kedua negara saling meluncurkan konten digital yang sengaja dibuat bombastis, viral, dan sarat muatan politik untuk mempengaruhi opini publik, terutama di negara lawan.
Forum Organisasi Pengelolaan Kolektif atau Collective Management Organization (CMO) ASEAN yang melaksanakan pertemuan pada yang berlangsung 9-10 April 2026 di Bali
Platform digital X (sebelumnya Twitter) menetapkan batas usia minimum pengguna di Indonesia menjadi 16 tahun sebagai bagian dari penyesuaian terhadap Peraturan Pemerintah
Lewat kegiatan Mudik Asyik Baca Buku Tahun 2026, Badan Bahasa kembali menjadikan momentum mudik lebaran untuk mendorong tumbuh dan berkembangnya budaya membaca.
Rose Mini Agoes Salim menjelaskan, pada usia dini, otak anak memiliki kemampuan menyerap informasi secara optimal. Namun, jika stimulasi yang diterima terbatas dan berulang, perkembangan kapasitas kognitif anak dapat terganggu