Dokter spesialis penyakit dalam dr. M. Vardian Mahardika, M.Biomed, Sp.PD, AIFO-K menyampaikan obesitas menjadi berisiko memicu berbagai gangguan kesehatan, termasuk sistem reproduksi.
Menurut pakar hukum pemilu, Titi Anggraini jika ambang batas dinaikan akan berisiko memperbesar suara terbuang (wasted votes) dan melemahkan proporsionalitas representasi hasil pemilu.
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menegaskan bahwa kebijakan pemberian insentif Rp6 juta per hari bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) merupakan langkah strategis untuk mencegah pemborosan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Penguatan ini diwujudkan melalui penerbitan dua regulasi utama: Peraturan OJK (POJK) Nomor 30 Tahun 2025 dan Surat Edaran OJK (SEOJK) Nomor 34/SEOJK.07/2025, yang dikeluarkan pada awal Februari 2026.
Dokter spesialis kulit dan kelamin dr. Fitria Agustina, Sp.KK, FINSDV, FAADV mengingatkan penggunaan baju bekas atau thrifting tanpa proses pembersihan yang benar dapat meningkatkan risiko gangguan kulit hingga penularan infeksi.
Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengatakan perlu pengembangan upaya pencegahan dan penanggulangan virus Nipah lebih jauh, sebab Indonesia berisiko menjadi hotspot virus tersebut, karena keanekaragaman hayati yang besar, terutama jenis kelelawar buah yang banyak.
Kepala BKK Kelas II Pangkalpinang, Agus Syah, menyatakan bahwa penyakit akibat virus Nipah patut diwaspadai mengingat tingkat penularan dan kematiannya yang tinggi pada manusia.
Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, mengakui bahwa depresiasi mata uang domestik terhadap dolar AS merupakan risiko pasar yang perlu diantisipasi oleh sektor perbankan.
Batuk terus menerus selama berminggu-minggu setelah mengalami infeksi saluran napas seperti pilek atau flu dikhawatirkan masih bisa menular meski penderitanya sudah dapat beraktivitas sebagaimana biasa.
Pemerintah Inggris pada Rabu (14/1) memperbarui Imbauan Perjalanan Luar Negeri untuk Iran, mengumumkan penarikan sementara staf dari kedutaan besarnya di Teheran karena kekhawatiran akan keamanan.
Raja Yordania Abdullah II (kedua dari kanan) menyambut Presiden Lebanon Joseph Aoun (kedua dari kiri) di Bandar Udara Militer Marka di Amman, Yordania, pada 10 Juni 2025. (Xinhua/Mohammad Abu Ghosh)
Pemindahan massal ini bertujuan untuk menihilkan gangguan keamanan dan ketertiban di lapas serta mewujudkan pembinaan sesuai tingkat risiko narapidana.
Studi yang dilakukan para peneliti di Swedia dan Republik Ceko pada tahun 2023 menemukan sejumlah faktor kelahiran terkait dengan sedikit peningkatan risiko demensia di kemudian hari.
Dalam surat terbuka kepada Menteri Kehakiman David Lammy pada Kamis, para profesional kesehatan itu menulis bahwa tanpa penyelesaian, ada potensi nyata dan semakin besar bahwa warga negara Inggris muda akan meninggal di penjara, tanpa pernah dihukum atas suatu pelanggaran.