Laporan tahunan yang berbasis di New York ini menandai tahun kedua berturut-turut rekor kematian jurnalis terpecahkan, sekaligus tahun kedua di mana Israel disebut sebagai pihak yang paling bertanggung jawab.
Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum menyatakan bahwa situasi keamanan berangsur pulih dan tidak ada risiko bagi para penggemar sepak bola yang akan datang ke negaranya.
Korban terbaru adalah dua anak berusia 14 tahun, Fouad Zaher Al-Najjar dan Ahmed Mohammed Al-Basyouni, yang ditembak di kaki dan punggung saat tertidur di dalam tenda pengungsian di kawasan Al-Maslakh, selatan Khan Younis, Kamis (12/2/2026) dini hari.
Angkatan Udara Ukraina melaporkan 129 drone Rusia teridentifikasi dalam serangan tersebut, dengan 112 di antaranya berhasil ditembak jatuh atau dinetralisir.
Presiden Rusia Vladimir Putin menyebut serangan tersebut sebagai tindakan "barbar" dan menyatakan kesiapan Moskow untuk memperluas kerja sama anti-teror dengan Pakistan.
Pemadaman internet, yang pertama kali dilaporkan oleh pemantau kebebasan internet NetBlocks, terjadi ketika otoritas Iran mengintensifkan tindakan keras terhadap para pengunjuk rasa