Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat kembali berakhir melemah tajam pada perdagangan Senin (6/4/2026), ditutup di level Rp 17.035 per dolar AS.
Pakar energi dari Universitas Padjajaran (Unpad) Yayan Satyakti menilai harga minyak dunia masih berpotensi naik hingga ke level 130 dolar AS per barel
Kenaikan harga ini memicu kekhawatiran baru akan terjadinya inflasi global yang berkepanjangan dan ancaman stagflasi, terutama setelah data ketenagakerjaan AS dirilis lebih lemah dari perkiraan.