Foto yang diabadikan pada 2 Juni 2026 ini memperlihatkan para petugas penyelamat bekerja di antara reruntuhan bangunan hunian pascaserangan udara Israel di Tyre, Lebanon selatan. (Carapandang/Xinhua/Ali Hashisho)
Kelompok Hizbullah pada Jumat (5/6) mengaku telah melancarkan sejumlah serangan, termasuk dengan rudal, terhadap pasukan Israel di dekat Kastil Beaufort di Lebanon selatan.
Kelompok pro-Palestina di Lebanon, Hizbullah, menolak pernyataan Amerika Serikat (AS) pasca perundingan terkait Lebanon, yang menyerukan penarikan seluruh pejuang Hizbullah dari wilayah selatan Sungai Litani.
Rapat mendesak ini digelar atas permintaan Prancis menyusul keberhasilan pasukan Israel merebut Kastel Beaufort, benteng bersejarah yang berada di dalam wilayah teritorial Lebanon.
Kementerian Kesehatan Lebanon melaporkan bahwa sedikitnya 56 orang tewas dan 103 lainnya luka-luka akibat serangan Israel di berbagai wilayah Lebanon dalam 24 jam terakhir hingga Rabu (27/5/2026).
Sebuah layar menampilkan pemimpin Hizbullah, Sheikh Naim Qassem, saat menyampaikan pidato yang disiarkan di televisi pada 30 Oktober 2024. (Carapandang/Xinhua/Bilal Jawich)
Foto yang diabadikan pada 16 Mei 2026 ini menunjukkan bangunan-bangunan yang hancur akibat serangan udara Israel di Tyre, Lebanon. (Carapandang/Xinhua/Ali Hashisho)
Sebuah konvoi militer Israel bermanuver di Lebanon selatan seperti yang terlihat dari Israel utara pada 26 April 2026. (Carapandang/Xinhua/Gil Cohen Magen)
Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman menyatakan sebanyak 742 personel prajurit TNI yang tergabung dalam pasukan perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa telah siap diberangkatkan ke Lebanon pada 22 Mei 2026
Hizbullah mengatakan pada Senin bahwa mereka telah melancarkan 24 serangan yang menargetkan posisi, pasukan, dan kendaraan militer tentara Israel di Lebanon selatan dalam 24 jam terakhir.