Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid meminta masyarakat untuk selektif dalam memanfaatkan teknologi, khususnya dalam mendukung kegiatan produktif di lingkungan pesantren dan sektor pertanian.
Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menerima kunjungan Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid di kantor Sekretariat Kabinet Jakarta, Jumat (27/3) malam untuk membahas implementasi Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025.
Meutya Hafid menegaskan bahwa peningkatan partisipasi perempuan di bidang sains dan teknologi bukan sekadar isu kesetaraan, tetapi kunci pertumbuhan ekonomi digital
Peraturan baru ini bentuk komitmen Komdigi dalam membangun ekosistem telekomunikasi yang lebih aman, transparan, dan berorientasi pada perlindungan masyarakat.
Meutya Hafid menegaskan bahwa kecepatan transformasi digital di kawasan ASEAN tidak dapat diukur semata dari adopsi teknologi canggih atau besaran ekonomi digital
tantangan utama dunia kerja saat ini bukan sekadar hilangnya pekerjaan, melainkan kesenjangan antara keterampilan yang dimiliki tenaga kerja dan kebutuhan ekonomi masa depan
Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menegaskan, lingkungan rumah menjadi garda terdepan perlindungan anak di ruang digital. Penegasan itu disampaikan Menkomdigi pada peringatan Hari Ibu ke-97, di Kantor Kemkomdigi, Jakarta, Senin (22/12/2025).
Keamanan siber merupakan prioritas utama yang harus dimiliki oleh sistem digital di dunia industri, terutama pada industri strategis yang menyimpan banyak data pribadi