Beranda Sains & Teknologi Cuaca Panas Ekstrem Dapat Mengganggu Keseimbangan hormon

Cuaca Panas Ekstrem Dapat Mengganggu Keseimbangan hormon

Wakil konsultan endokrinologi di Rumah Sakit Sir HN Reliance, India Dr. Rashi Agarwal menyoroti bahwa panas ekstrem dapat mengganggu keseimbangan hormon dalam tubuh

0
nas Ekstrem Dapat Mengganggu Keseimbangan hormon

Pada wanita, suhu ekstrem dapat mengganggu sumbu hipotalamus-hipofisis-ovarium. Hal ini menyebabkan siklus menstruasi tidak teratur, memburuknya gejala pramenstruasi, atau gangguan kesuburan sementara.

Dampak lain yang sering diabaikan adalah pada keseimbangan elektrolit, yang secara tidak langsung dapat mempengaruhi hormon adrenal dan bermanifestasi sebagai pusing, lemas, atau jantung berdebar.

Agarwal menyebut terdapat beberapa tanda yang perlu diwaspadai dari cuaca panas yang ekstrem. Misalnya seperti kelelahan yang terus-menerus meskipun sudah beristirahat, gangguan tidur, perubahan suasana hati atau mudah tersinggung, menstruasi tidak teratur, perubahan nafsu makan atau berat badan yang tidak dapat dijelaskan dan kontrol glikemik yang buruk pada penderita diabetes.

Sementara beberapa tindakan pencegahan yang dapat membantu mengurangi dampak panas ekstrem yakni pastikan tubuh terhidrasi yang cukup, menghindari jam-jam puncak panas, memastikan nutrisi seimbang dengan elektrolit yang cukup dan menjaga kebersihan tidur.

“Individu dengan gangguan endokrin yang sudah ada sebelumnya harus sangat berhati-hati dan mungkin memerlukan pemantauan lebih ketat selama gelombang panas. Panas ekstrem bukan hanya masalah lingkungan, ini adalah pemicu stres endokrin. Mengenali tanda-tanda awal dapat membantu mencegah konsekuensi metabolik jangka panjang,” tambah dia.

  • Tags

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here