CARAPANDANG.COM - Presiden Prabowo Subianto memanggil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait, Menteri Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi Brian Yuliarto, hingga Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia Bobby Rasidin ke Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin.
Maruarar atau yang akrab disapa Ara mengatakan rapat terbatas ini salah satunya akan membahas perihal pembangunan hunian di sekitar atau bantaran rel kereta api.
Menurutnya, pembangunan hunian untuk warga di bantaran rel kereta api ini meliputi wilayah Tanah Abang, Bandung, hingga Medan.
"Di banyak tempat. Di Tanah Abang itu lahan negara sangat strategis, di Bandung sangat strategis, di Medan sangat strategis. Kita menggunakan itu untuk kepentingan rakyat dan negara harus hadir," ujar Ara di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.
Ara mengatakan bahwa sebelumnya sudah meninjau lokasi hunian di Tanah Abang, Jakarta. Selain itu, pagi ini bersama Dirut KAI juga melihat lokasi untuk hunian di Bandung.
Menurutnya, banyak tanah negara yang saat ini dikuasai oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.
Ia menegaskan bahwa negara akan mengambil alih kembali lahan tersebut. Oleh karena itu, diperlukan sinergi dengan berbagai pihak untuk mempercepat pengadaan hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah.