Pertemuan yang dimulai sejak Kamis (19/3) ini merupakan respons atas tekanan dari Amerika Serikat yang meminta sekutunya membantu membuka jalur pelayaran minyak yang diblokade Iran.
Apa yang dialami oleh Andrie Yunus bukan sekadar teror biasa, tapi peristiwia ini berpotensi mengancam ruang demokrasi serta keselamatan para pejuang hak asasi manusia.
Foto yang dirilis pada 21 Juli 2019 ini menunjukkan kapal tanker minyak Inggris "Stena Impero" di dekat Selat Hormuz, Iran. (Carapandang/Xinhua/ISNA/Morteza Akhoundi)