· Manchester Metropolitan University meminta Horus melakukan "penilaian ancaman" terhadap seorang akademisi Palestina yang diundang sebagai pembicara tamu.
· London School of Economics (LSE) memantau seorang mahasiswa doktoral setelah ia memposting kritik di media sosial pascapembongkaran kamp protes di kampus.
Investigasi juga menemukan bahwa 28 universitas lainnya telah meluncurkan investigasi internal terhadap mahasiswa dan staf yang mendukung Palestina sejak Oktober 2023.
Setidaknya 9 universitas menerima laporan intelijen dari perusahaan swasta lain seperti Mitie Intelligence dan Global Situational Awareness.
Sejumlah universitas membantah melakukan tindakan memata-matai dan mengklaim hanya melakukan "horizon scanning" untuk kepentingan keamanan kampus.
Sementara itu, universitas seperti Oxford, UCL, KCL, Leicester, dan Nottingham tidak merespons permintaan komentar dari jurnalis.
Para kritikus menilai praktik ini sangat mengerikan dan berpotensi melanggar hukum perlindungan data serta kebebasan akademik.
British University and College Union menyebut tindakan ini memalukan dan mengecam universitas yang menghabiskan ratusan ribu pound untuk memata-matai mahasiswa mereka sendiri.
Para pegiat hak asasi dan kebebasan berpendapat mendesak pemerintah Inggris untuk segera menyelidiki kerja sama tersebut dan menuntut transparansi penuh dari pihak kampus.