CARAPANDANG - Air kelapa dalam kemasan, baik dalam botol maupun kotak, merupakan pilihan praktis jika air kelapa murni sulit didapat. Lantas, apakah air kelapa segar maupun air kelapa dalam kemasan sama-sama menyehatkan?
Ternyata jawabannya dipengaruhi oleh faktor seperti asal kelapa, cara pengolahan, lama penyimpanan, kebersihan saat penyajian, hingga apakah produsen menambahkan gula atau bahan lain.
1. Komposisi air kelapa segar
Air kelapa secara alami sebagian besar terdiri dari air, dengan sejumlah gula, mineral seperti kalium, serta komponen minor seperti vitamin dan senyawa fenolik.
Namun, kandungannya tidak seragam pada setiap buah. Studi dalam Journal of Food Science and Technology menunjukkan komposisi air kelapa berubah menurut tingkat kematangan. Dalam sampel yang dianalisis, total gula berada sekitar 3,9–4,6 gram per 100 gram, sedangkan kadar senyawa fenolik justru meningkat seiring kematangan kelapa.
Artinya, bahkan dua kelapa segar yang dibuka pada hari yang sama belum tentu mempunyai rasa manis atau komposisi identik.
Keunggulan air kelapa yang langsung diminum setelah buah dibuka adalah tidak melalui proses pemanasan atau penyimpanan panjang, sehingga komponen sensitif panas belum terpapar proses tersebut.
2. Pemrosesan bisa mengubah beberapa zat gizi
Air kelapa cepat mengalami penurunan kualitas setelah dikeluarkan dari buahnya. Karena itu, produk komersial perlu diproses untuk menekan mikroorganisme dan memperpanjang masa simpan.