Beranda Berita Anies Temui SBY, Pengamat: Bentuk Penghormatan yang Lebih Muda

Anies Temui SBY, Pengamat: Bentuk Penghormatan yang Lebih Muda

Bisa jadi moment pertemuan itu dimanfaatkan untuk menyambung kembali hubungan yang sempat renggang. Sebab, antara Anies dan SBY sepat membeku usai kontestasi Pilpres 2024.

0
ilustrasi/istimewa

CARAPANDANG –  Pengamat komunikasi politik dari Universitas Esa Unggul, M. Jamiluddin Ritonga mengatakan bahwa pertemuan antara mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dengan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dalam momen halal bihalal memiliki makna tersurat dan tersirat.

Dia mengatakan bahwa secara kasat mata pertemuan yang berlangsung di Puri Cikeas, Bogor, pada Sabtu, 21 Maret 2026 itu tampak wajar. Pasalnya Anies lebih muda dari SBY. Sehingga kedatangan Anies merupakan bentuk penghormatan.

Dia mengatakan dalam budaya Timur nilai tenggang rasa dan penghormatan kepada yang lebih tua menjadi hal penting untuk menjaga harmoni sosial. Dalam ajaran Islam juga sama mengajarkan menghormati yang tua dan menyayangi yang muda.

“Nabi Muhammad SAW menekankan, bukan termasuk golongan umatnya orang yang tidak menyayangi yang muda dan tidak menghormati yang tua,” ujar Jamiluddin kepada wartawan, Kamis, 26 Maret 2026.

Maka itu, baik dalam ajaran Islam maupun tradisi Timur, sikap rendah hati kepada yang lebih tua menjadi bagian dari etika yang dijunjung tinggi.

Tapi, dia juga melihat ada pesan lain di balik pertemuan itu. Bisa jadi moment pertemuan itu dimanfaatkan untuk menyambung kembali hubungan yang sempat renggang. Sebab, antara Anies dan SBY sepat membeku usai kontestasi Pilpres 2024.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here