Ekspor ke Tiongkok hingga kini masih terus berlanjut. Badan Karantina Indonesia (Barantin) pada Jumat (21/8) lalu telah meresmikan ekspor sarang burung walet dari Provinsi Banten senilai Rp38,7 miliar.
Selain Tiongkok, dua pasar lain yang menjadi tujuan utama ekspor sarang burung walet Indonesia adalah Daerah Administratif Khusus (Special Administrative Region/SAR) Hong Kong dengan nilai mencapai 15,7 juta dolar AS sepanjang paruh pertama tahun ini, disusul Singapura dengan nilai 10 juta dolar AS. Di luar negara-negara Asia, Indonesia juga mengirim sarang burung walet ke Amerika Serikat, Kanada, dan Australia.
sumber: Xinhua News