American Heart Association menjelaskan bahwa ion kalium dan kalsium sangat menentukan irama detak jantung. Perubahan kecil kadar ion tersebut dapat memicu aritmia atau gangguan irama jantung yang berpotensi fatal.
Pasien dengan gangguan ginjal atau dehidrasi berat sering mengalami ketidakseimbangan elektrolit, sehingga memerlukan pemantauan ion secara ketat melalui pemeriksaan darah.
Menstabilkan Keseimbangan Cairan dan pH Tubuhk
Ion natrium dan klorida berfungsi mengatur distribusi cairan antara sel dan pembuluh darah. Sementara itu, ion bikarbonat berperan menjaga keseimbangan asam-basa (pH) tubuh.
Menurut jurnal The New England Journal of Medicine, sistem bikarbonat merupakan mekanisme utama tubuh dalam menetralkan kelebihan asam dan mencegah kondisi asidosis atau alkalosis yang dapat mengganggu fungsi organ vital.
Sumber Ion bagi Tubuh
Ion diperoleh tubuh melalui makanan dan minuman sehari-hari. Garam dapur menjadi sumber natrium dan klorida, buah dan sayuran seperti pisang serta bayam kaya akan kalium dan magnesium, sementara susu dan produk olahannya mengandung kalsium.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menekankan pentingnya asupan elektrolit yang seimbang, terutama bagi individu yang aktif secara fisik, lansia, dan pasien dengan kondisi medis tertentu.