Di Prancis barat daya, karhutla yang mulai berkobar pada Kamis telah menghanguskan sekitar 1.100 hektare lahan dan memaksa lebih dari 500 orang meninggalkan rumah mereka, menurut otoritas setempat. Prancis juga sedang menghadapi gelombang panas baru, dengan 83 departemen berada di bawah peringatan oranye akibat suhu panas pada Jumat dan 57 departemen menghadapi risiko tinggi karhutla.
Di Spanyol, kebakaran di Provinsi Huelva di wilayah selatan telah berlangsung selama lebih dari sepekan dan masih belum dapat dikendalikan. Kebakaran lainnya di Provinsi Huesca, wilayah timur laut, berulang kali memburuk sejak Kamis malam hingga Jumat dini hari waktu setempat.
Di Jerman bagian barat, karhutla memaksa sekitar 1.800 orang mengungsi dari rumah mereka pada malam hari, kata pejabat setempat pada Jumat. Helikopter dan peralatan militer dikerahkan untuk membantu memadamkan kebakaran, sementara para saksi mata menggambarkan situasinya sebagai "mengkhawatirkan" dan mengatakan "abu berjatuhan dari langit."
Sebuah helikopter mengambil air untuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Gey, Jerman, pada 14 Agustus 2026. (Carapandang/Xinhua/Ulrich Hufnagel)