CARAPANDANG - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengatakan kompetensi keahlian yang diajarkan melalui kurikulum SMK, memberikan peluang kepada para lulusan untuk dapat berkarier pada bidang robotika.
Direktur SMK Kemendikdasmen Arie Wibowo Khurniawan mengatakan banyak kompetensi keahlian pada kurikulum SMK yang telah menjadi fondasi bagi pengembangan karier pada bidang robotika, seperti teknik mekatronik, teknik elektronika industri, teknik otomasi industri, teknik permesinan, teknik tenaga kelistrikan, teknik rekayasa perangkat lunak, dan TKJ
“Nah, ini modal kompetensi keahlian yang sudah dikembangkan di SMK yang tentunya ke depan itu tidak lagi bisa berdiri sendiri-sendiri, karena kita saat ini sedang berada pada zamannya multi skill atau multi disiplin ilmu. Maka modal yang sudah dimiliki oleh SMK ini perlu diperkuat agar selaras dengan perkembangan teknologi industri,” kata Arie dalam webinar bertajuk Menciptakan Masa Depan: Robotika sebagai Peluang Karier bagi Murid SMK di Jakarta Pusat pada Jumat.
Secara khusus pada bidang robotika, ia mengakui masih banyak SMK yang belum memiliki laboratorium maupun peralatan robotik yang sesuai dengan standar industri.
Di samping itu, pihaknya juga menilai masih sedikitnya jumlah guru dan tenaga kependidikan yang memiliki pengalaman praktik kerja lapangan dalam bidang robotika.