Karena itu, demi memacu penyelarasan antara kurikulum SMK dengan kebutuhan standar industri, pihaknya terus memperkuat kegiatan belajar mengajar pada jenjang SMK, baik melalui perbaikan sarana dan prasarana maupun kompetensi para guru dan tenaga kependidikan.
Di samping itu, pihaknya juga terus menjalin kolaborasi dengan berbagai mitra industri terkait, guna memberikan sesi pembelajaran langsung dari para pakar maupun memberikan kesempatan magang kepada para murid dan lulusan SMK pada bidang robotika.
“Kami menyadari sepenuhnya bahwa membangun ekosistem pendidikan, vokasi dan dunia usaha dan industri yang berkelanjutan bukan sekedar program, melainkan sebuah gerakan bersama, SMK juga harus adaptif, industri harus kolaboratif, dan pemerintah harus supporting,” katanya.