Kepala Pusat Komponen Cadangan Kemenhan, Brigjen TNI Hengki Yuda Setiawan, sebelumnya menegaskan bahwa program SPPI sejak awal tidak dirancang untuk mencetak prajurit militer, melainkan menanamkan disiplin dan integritas.
Bahkan, empat penyandang disabilitas dinyatakan lolos seleksi program ini, menunjukkan bahwa aspek fisik bukanlah prioritas utama.
Meski terdapat perubahan signifikan, tempat pelatihan tetap dilaksanakan di 67 satuan pendidikan TNI yang tersebar di Indonesia .