CARAPANDANG - Produsen penyedot debu asal Tiongkok, Dreame, mengumumkan kemitraan dengan universitas terkemuka di Amerika Serikat (AS) untuk menghadirkan kendaraan berbasis kecerdasan artifisial (AI).
Mobil pertama Dreame adalah Nebula Next 01, sedan listrik empat pintu dengan tenaga puncak 1.903 hp yang diklaim mampu mencapai waktu akselerasi dari nol hingga 100 km/jam dalam 1,8 detik, lapor Carnewschina, Kamis (23/4) waktu setempat.
Dreame adalah produsen peralatan rumah tangga asal Tiongkok yang didirikan oleh Yu Hao. Tahun lalu, perusahaan ini mengumumkan langkah agresif memasuki segmen otomotif dengan memperkenalkan tiga seri mobil konsep, termasuk merek Kosmera, Star Motor, dan Nebula.
Sebagian besar kendaraan di bawah merek tersebut memiliki kemiripan desain eksterior dengan model dari Bugatti, Rolls-Royce, dan M-Hero.
Dreame menyampaikan bahwa mereka telah menjalin kerja sama dengan University of California (UC), Berkeley. Universitas ini merupakan institusi riset publik papan atas dengan sejarah sejak tahun 1868.
Kedua pihak akan menggabungkan sumber daya riset untuk mempercepat pengembangan sistem kontrol otonom kendaraan berbasis AI.
Dreame memiliki tujuan jangka panjang untuk menciptakan AI yang mampu mengendalikan seluruh mobil, mulai dari persepsi dan pengambilan keputusan hingga sasis dan sistem penggerak.
Saat ini, Dreame tengah mengembangkan sistem pembelajaran berkelanjutan, arsitektur multi-agen, dan platform komputasi.