CARAPANDANG.COM - Alkisah, suatu ketika Rasulullah berada di suatu tempat di Makkah bersama dengan Rukanah bin Abdi Yazid bin Hisyam bin al-Muthalib bin Abdi Manaf, orang yang tenaganya paling kuat di kalangan Quraisy. Rukanah memiliki badan dan perawakan yang kekar dan besar, meski demikian ia sangat lincah. Ia juga jago gulat. Tidak ada seorang pun yang berhasil menjatuhkannya ke tanah. Ketika berdua dengan Rukanah tersebut, Rasulullah menyerunya agar masuk Islam. Kata Rukanah, ia akan mengikuti Rasulullah jika dirinya tahu bahwa yang dibawa dan dikatakan Rasulullah adalah sesuatu yang benar.
Rasulullah lantas menantang Rukanah gulat. Ada riwayat yang menyebut kalau Rukanah lah yang menantang Rasulullah. Kalau Rasulullah menang, maka Rukanah harus mengakui bahwa apa yang dibawa dan dikatakan Rasulullah benar. Sebagai seorang petarung, Rukanah tertarik dengan kata-kata Rasulullah itu. Ia menyambut tantangan dari Rasulullah. Aturan dari ‘permainan gulat’ ini adalah siapa yang roboh duluan maka dia yang kalah. Rasulullah menyiapkan kuda-kuda. Begitu pula Rukanah. Kemudian mereka saling serang dan saling menjatuhkan. Setelah melakukan beberapa gerakan, Rasulullah berhasil mengunci tubuh Rukanah.