"Kita tidak boleh membiarkan pelanggaran hukum humaniter internasional terjadi tanpa ada sanksi tegas. Ini harus dikawal bersama oleh komunitas internasional," ujar dia.
Dia pun menyoroti pentingnya soliditas global dalam menegakkan hukum internasional agar tidak terjadi impunitas terhadap pelaku pelanggaran. Khususnya, dalam konflik yang melibatkan kepentingan banyak negara.
"Dorongan dari komunitas internasional sangat penting agar penegakan hukum ini tidak lemah. Jangan sampai ada pembiaran," katanya.
Dia pun mengingatkan bahwa keberadaan pasukan perdamaian, termasuk TNI, merupakan bagian dari kontribusi Indonesia dalam menjaga stabilitas global. Oleh karena itu, perlindungan terhadap mereka harus menjadi tanggung jawab bersama, termasuk oleh PBB sebagai pemberi mandat.
"Pasukan kita menjalankan misi kemanusiaan. Mereka harus mendapatkan perlindungan maksimal, termasuk jaminan keamanan dari PBB," tegas dia.
Di tengah meningkatnya eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah, Amelia juga mendorong pemerintah Indonesia untuk terus aktif dalam jalur diplomasi internasional guna menekan potensi konflik yang lebih luas, sekaligus memastikan perlindungan terhadap pasukan Indonesia di lapangan.
"Kita harus terus mendorong deeskalasi dan memastikan bahwa keselamatan prajurit kita menjadi prioritas,"ujarnya.