CARAPANDANG – Dokter spesialis penyakit dalam sekaligus edukator kesehatan, Andi Khomeini Takdir mengatakan, menyambut Indonesia Emas 2045 diperlukan anak-anak yang berkualitas untuk membawa bangsa Indonesia melesat lebih maju.
Menurutnya untuk menghasilkan anak-anak yang berkualitas salah satu langkahnya adalah memenuhi kebutuhan gizi mereka.
Maka itu, pria yang akrab disapa dr. Koko, memandang bahwa program prioritas Presiden Prabowo yakni MBG meupakan upaya konkret untuk menjawab persoalan gizi nasional.
Menurutnya, bonus demografi tidak akan membawa dampak jika tidak dibarengi dengan kualitas SDM yang memadai.
"Bonus demografi itu bukan hanya perihal jumlah penduduk, tapi juga kualitasnya. Upaya pemerintah untuk memberikan kecukupan gizi itu bagus, dan dari awal saya selalu mendukung itu," ujarnya, dalam keterangannya di Jakarta, dikutip Sabtu 25 April 2026.
Menurutnya program MBG ini memiliki cita-cita yang mulia. Sehingga wajar program ini mendapat dukungan yang tinggi dari masyarakat.
Dukungan tersebut tergambar dari hasil survei Poltracking Indonesia yang menunjukkan MBG menjadi salah satu program dengan ekspektasi terbesar dari masyarakat, terutama karena membantu keluarga memenuhi kebutuhan makan anak setidaknya sekali sehari.