CARAPANDANG.COM- Mengonsumsi minuman berkafein seperti kopi dapat membantu tetap terjaga, namun bila dikonsumsi di waktu yang kurang tepat efeknya bisa mengganggu kualitas tidur.
“Kafein yang dikonsumsi terlalu dekat dengan waktu tidur dapat memberikan berbagai efek. Kafein dapat mengurangi kemampuan untuk tertidur, menurunkan kualitas tidur, dan mengganggu arsitektur tidur,” kata Tom Chambers, MBBS, dokter spesialis kedokteran tidur sekaligus salah satu pendiri Theta Sleep, dilansir laman Real Simple, Kamis.
Namun, efek kafein pengaruhi tidur bukan berarti setiap orang harus berhenti mengonsumsinya pada waktu yang sama. Batas waktu untuk berhenti minum kafein bergantung pada waktu tidur, jumlah kafein yang biasa dikonsumsi, serta kemampuan tubuh memproses kafein itu.
“Seharusnya kita mempertimbangkannya berdasarkan waktu tidur, daripada waktu yang ditentukan dalam sehari. Jika seseorang yang tidur pukul 21.00, tentu harus berhenti mengonsumsi kafein jauh lebih awal dibandingkan orang yang tidur tengah malam,” ujar Chambers.
Selain itu, perlu mempertimbangkan seberapa cepat tubuh menghilangkan kafein. Berdasarkan penelitian terbaru, kafein memiliki waktu paruh rata-rata sekitar 3 hingga 7 jam pada orang dewasa yang sehat. Namun, durasi tersebut dapat berbeda secara signifikan pada setiap orang.