Beranda Kolom Menilik Kemungkinan Strategi Houthi dalam Serangan terhadap Aset Israel dan AS di Timur Tengah

Menilik Kemungkinan Strategi Houthi dalam Serangan terhadap Aset Israel dan AS di Timur Tengah

Para pengikut Houthi ikut serta dalam pawai untuk memperingati 10 tahun direbutnya ibu kota Sanaa oleh kelompok tersebut di Lapangan Al Sabeen di Sanaa, Yaman, pada 21 September 2024. (Carapandang/Xinhua/Mohammed Mohammed)

0
Xinhua

CARAPANDANG.COM, KAIRO -- Kelompok Houthi Yaman pada Sabtu (28/3) mengklaim bertanggung jawab atas serangan rudal balistik yang menargetkan "situs-situs militer Israel yang sensitif" di Israel selatan, menandai serangan pertama mereka sejak Israel dan Amerika Serikat (AS) memulai serangan skala besar terhadap Iran pada 28 Februari.

   Juru bicara (jubir) militer Houthi, Yahya Sarea, mengatakan operasi tersebut diluncurkan sebagai bagian dari intervensi militer langsung "untuk mendukung Republik Islam Iran dan front perlawanan di Lebanon, Irak, dan Palestina."

   Dengan konflik AS-Israel-Iran yang memasuki bulan kedua, keterlibatan Houthi memberikan dukungan signifikan bagi kemampuan serangan balasan Iran dan dapat menentukan arah perang.

   Berikut uraian tentang beberapa kemungkinan strategi yang dapat dimainkan Houthi dalam mendukung serangan Iran terhadap target-target AS dan Israel.

   SERANGAN LANGSUNG TERHADAP ISRAEL

   Serangan langsung terhadap Israel saat ini merupakan cara utama Houthi dalam melawan Israel.

   Dalam konflik Israel-Hamas yang meletus pada 2023, kelompok tersebut dilaporkan menggunakan rudal balistik, rudal jelajah, drone, dan rudal hipersonik untuk menyerang target-target Israel, termasuk kota Eilat di selatan.

   Meski Israel mengklaim bahwa sebagian besar serangan tersebut berhasil dicegat, masih terdapat sejumlah laporan korban dan kerusakan infrastruktur.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here